Jumat, 24 Januari 2014

Upin - Ipin dan Krisis Hiburan di 'Rumah' Sendiri


Belakangan saya baru menyadari kekaguman saya yang teramat sangat sama serial kartun animasi karya budak-budak Malaysia yang akrab dengan judul Upin dan Ipin itu.

Hal tersebut bermula ketika perasaan jengah saya menyaksikan si adek yang demen banget mantengin televise di jam prime time kayak gini, hanya untuk menyempatkan diri menonton sinetron roman picisan remaja atau komedi slapstick yang kini marak di layar kaca itu.  Terang saja, dengan sedaya upaya jam itu juga, saya mati-matian membajak televise dengan memindahkan channel ke stasiun berita atau kompasTV. Karna sudah merasa tak berdaya oleh sang kakak, akhirnya si adek menyerah dan beralih fokus pada layar leptop yang sejenak nganggur di ruang tengah. Dan tetiba beberapa masa, ia sudah asik dengan tontonan barunya itu di layar leptop.